Perancangan Proses Produksi Berdasarkan Cara Produksi Makanan yang Baik di Indoice Kediri

ANDREAS WIBHAWA, TOGAR WILIATER PANJAITAN, PRAYONNE ADI

Abstract


Tugas akhir melakukan perancangan proses produksi perusahaan yang meliputi lingkungan, bangunan, fasilitas, karyawan, dan manajemen perusahaan. Diawali dengan membuat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) untuk mengidentifikasi hazard yang ada, dilanjutkan dengan peracancangan berdasarkan standar CPMB. Perancangan  yang dilakukan seusai dengan tahapan proses produksi mulai dari bahan baku (air) hingga distribusi produk akhir (tube ice).

Hasil Perancangan, HACCP  ditemukan 9 titik kendali kritis dan dilakukan pemantuan. Temuan titik kendali kritis juga akan menjadi dasar perancangan CPMB. Hasil CPMB, terdapat beberapa fasilitas yang baru, maupun yang diperbaiki. Perbaikan-perbaikan manajemen dilakukan dengan cara membuat 14 SOP dan 14 form rekaman yang bertujuan untuk menyesuaikan dengan standar CPMB. Hasil perancangan, Sebagian besar perancangan dapat diterapkan dan sebagian belum dapat diterapkan karena keterbatasan waktu.

 


Keywords


CPMB, HACCP, Tube ice, Process production, GMP

Full Text:

PDF

References


Gasperez, Vincent. (2002). Pedoman Implementasi Progam Six Sigma. PT. Gramedia, Jakarta.

Ebookpangan. (2006). Pedomanp Pnyusunan HACCP Bagi Industri Pangan. Retrieved from http://tekpan.unimus.ac.id/

Direktorat inspeksi dan sertifikasi BPOM. (2002). Petunjuk penilaian CPMB sarana produksi pangan. Jakarta,Indonesia: BPOM.

RI, Kementrian. P. (2013). Pedoman Pembuatan Standard OperatingProcedure (SOP). Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.