ANALISIS PANDANGAN FUGUI TENTANG KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN TOKOH-TOKOH LAIN DALAM NOVEL “HUOZHE”

Maria Elizabeth, Ong Mia farao Karsono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang penokohan, serta mendeskripsikan secara saksama konflik yang dialami oleh Fugui dengan tokoh-tokoh lain, serta pandangan tentang kehidupan setelah kematian keluarganya bagi tokoh Fugui. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, novel yang dianalisis adalah novel Huozhe. Hasil analisis menemukan bahwa dalam novel ini tokoh Fugui terlibat konflik dengan orang-orang di sekitarnya, termasuk dengan anak laki-lakinya sendiri ditambah dengan kematian-kematian yang datang berkali-kali membuat perubahan pandangan tokoh Fugui dalam memandang kehidupan setelah kematian yang terjadi.


Keywords


Fugui, Kematian, Revolusi Budaya

Full Text:

PDF

References


Fananie, Z. (2002). Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Hockx,M. (1999). The Literary Field of Twentieth-Century China. Amerika

Utara: University of Hawai’I Press.

洪,子诚. (1999). 中国当代文学史. 北京: 北京大学出版社.

Karsono, O.M.F. (2014). “Journal of Language and Literature”. Adapted Words as

a Window of Cultural Exchange Between The Chinese and Others. Vol. 5.

No. 3. DOI: 10.7813/jll.2014/5-3/65.

Luxemberg, J.Bal, M.,Weststeijn, W.G. (1991). Tentang Sastra.Jakarta: Intermasa.

Luxemberg, J.V. Bal, M. Westseijn W.G. (1986). Diterjemahkan oleh Dick

Hartoko. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: PT Gramedia.

Michael Standaert. (2004) Interviewed. America: MCLC Resource Center Lowa

Nurgiyantoro, B. (2002). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada

University Press.

Tempo. (1985). Cina Semilyar Wajah. Jakarta: Pustaka Azet.

Wiyatmi. (2006). Pengantar Kajian Sastra. Yogyakarta: Pustaka.

余华. (2012). 《活着》. 北京: 作家出版社.

余华. (2015). To Live. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

朱栋霖, 丁帆, 朱晓进. (2003). 《中国现代文学史:1917-1997》下册. 北京: 高

等教育出版社.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.