Perancangan Film Pendek Musikal Sebagai Media Untuk Menyuarakan Ketidakadilan Pada Masyarakat Terpinggirkan

Bernardus Raka Aditya Ramadeva, Arief Agung, Jacky Cahyadi

Abstract


Dalam sebuah proses pembangunan tidak semua pihak diuntungkan, terdapat pihak-pihak yang justru masih belum dapat terakomodasi dengan baik, sementara belahan masyarakat lain menikmati hasil pembangunan tersebut. Sebagian masyarakat lain justru dirugikan dan diperlakukan tidak adil, dan masih luput dari perhatian publik. Terlebih pemberitaan media yang tidak banyak berpihak pada mereka yang dirugikan. untuk itu perlu adanya sebuah media yang mengkomunikasikan hal tersebut. Dengan adanya perancangan yang dikemas secara fresh ini, film pendek musikal, diharapkan masyarakat dapat menyadari dan mengetahui bagaimana mereka harus bersikap ketika di masa mendatang mereka menghadapi permasalahan yang sama.

Keywords


Ketidakadilan , Film Pendek Musikal, Masyarakat Terpinggirkan.

Full Text:

PDF

References


Djohan. (2016). Psikologi Musik. Yogyakarta:

Indonesia Cerdas.

Fauzi Rachman,Noer. (2016). Bersaksi Untuk

Pembaruan Agraria. Jogjakarta: INSISTPress.

Wibisono,Tomi. (2016). Questioning Everything!

kreativitas di dunia yang tidak baik-baik

saja.Jogjakarta: Warning Books.

KPIP “Perkembangan Infrastruktur di Indonesia”.

https://kppip.go.id/tentang-kppip/perkembanganpembangunan-infrastruktur-di-indonesia/

(Diakses

pada 27 februari, 2017)

Tribunnews “Tolak Penggusuran Lahan Untuk

Bandara, 11 Petani Majalengka Luka-Luka dan 8

DitangkapPolisi”.

http://www.tribunnews.com/regional/2016/11/17/to

lak-penggusuran-lahan-untuk-bandara-11-petanimajalengka-luka-dan-8-ditangkap-polisi

(Diakses

pada 27 februari, 2017)

Selamatkanbumi.com “Kulon Progo”

http://selamatkanbumi.com/id/?s=kulon+progo

(Diakses pada 1 maret 2017.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.