PERANCANGAN VIDEO DOKUMENTER PULAU LIUKANG LOE DI KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN

Yogi Halimsaputra, Cok Gde Raka Swendra, Hen Dian Yudani

Abstract


Indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar meliputi wisata bahari, dimana berupa wilayah pantai dan alam laut untuk dikembangkan dan diperkenalkan kepada wisatawan nusantara dan mancanegara. Salah satu keindahan bahari yang dimiliki Indonesia berlokasi di Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan yaitu Pulau Liukang Loe dimana keindahan wisata baharinya masih alami. Kebanyakan masyarakat Indonesia belum mengetahui potensi-potensi keindahan alam yang ada di Indonesia. Perancangan video dokumenter ini dibuat untuk memperkenalkan potensi keindahan Pulau Liukang Loe di Kabupaten Bulukumba. Dalam perancangan ini melalui 3 tahapan diantaranya yaitu, tahap pra-produksi, tahap produksi, tahap pasca produksi dimana metode pengumpulan data menggunakan metode deskriptif kualitatif.

                Hasil dari perancangan video dokumenter ini berdurasi 10 - 15 menit dimana Pulau Liukang Loe diperkenalkan melalui media audio visual yang menyajikan informasi-informasi mengenai Pulau Liukang Loe yang akan membuat para penonton menikmati keindahan alam yang dimiliki pulau tersebut.


Keywords


dokumenter; audio visual; pulau liukang loe; wisata bahari; snorkeling; diving; kabupaten bulukumba; makassar; sulawesi selatan.

Full Text:

PDF

References


(n.d.). Retrieved Maret 31, 2017, from Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulukumba: http://budpar.bulukumbakab.go.id/

(n.d.). Retrieved Maret 27, 2017, from Indonesia Kaya: Eksplorasi Budaya di Zamrud Khatulistiwa: https://www.indonesiakaya.com/

(2014). Retrieved Maret 27, 2017, from Dive Indonesia: Underwater Paradise of The World Biggest Archipelago: https://www.diveindonesia.net/

(2015). Retrieved Maret 27, 2017, from Aneka Wisata Nusantara: http://anekawisatanusantara.blogspot.com/

(2016). Retrieved Maret 31, 2017, from Bira Panda Beach: https://www.birapandabeach.com/

Beaver, F. E. (2007). Dictionary of Film Terms: The Aesthetic Companion to Film Art. New York: Peter Lang Publishing, Inc.

Blandford, A., Grant, B. K., & Hillier, J. (2001). The Film Studis Dictionary. Arnold.

Bordwell, D., Thompson, K., & Smith, J. (2016). Film Art: An Introduction (11th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Giannetti, L. (2013). Understanding Movies (13th ed.). United States: Pearson.

Keren, B. (2016). About Us: Bulukumba Keren. Retrieved from Bulukumba Keren: http://www.bulukumbakeren.com

Konigsberg, I. (1997). The Complete Film Dictionary. Second Edition. London: Penguins.

Monaco, J. (1999). The Dictionary of New Media. (J. Ausanka, C. Chruch, W. D. Drennan, K. Fitzpatrick, J. Medjuck, J. Pallot, et al., Penyunt.) New York: Harbor Electronic Publishing.

Sherman, W. R., & Craig, A. B. (2003). Understanding Virtual Reality: Interface, Application, and Design. USA: Morgan Kaufmann Publishers.

Singleton, R. S., & Conrad, J. A. (2000). Filmmaker's Dictionary (2nd ed.). (J. W. Healy, Penyunt.) Lone Eagle Publishing Company.

Soebagyo. (2012). Strategi Pengembangan Pariwisata di Indonesia. Jurnal Liquidity Universitas Pancasila, 1 (2), 153-158.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.